This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 24 Januari 2012

Perbedaan Intel Pentium dan Intel Celeron

Pentium atau Celeron..???
Itulah pertanyaan yang mungkin ada dalam benak anda ketika berusaha memilih speksifikasi PC. Sebenarnya apa perbedaan komputer dengan istilah Pentium dan Celeron? Nah kini kita coba uraikan. Perbedaan utama antara processor berbasis Intel Pentium dengan Intel Celeron hanya terletak pada Cache L2-nya, dimana milik Pentium lebih tinggi dari pada milik Celeron (bahkan ada yang tidak punya). Hal ini mengakibatkan Pentium lebih cepat dari pada Celeron tapi dengan konsekuensinya Pentium lebih mahal harganya dibandingkan dengan Celeron. Untuk itu pemilihan processor tipe Pentium atau Celeron hendaknya mengacu pada kebutuhan yang akan digunakan, misalnya jika digunakan untuk keperluan kantor seperti mengetik dll akan lebih bijaksana jika memilih Celeron disamping itu harganya murah. Akan tetapi jika komputer tersebut akan digunakan untuk keperluan game 3D dan aplikasi grafis alangkah baiknya menggunakan komputer tipe Pentium.

Prosesor desktop Intel Celeron banyak sekali jenis atau macamnya, antara lain Covington (250 nm), Mendocino (250 nm), Coppermine-128 (180 nm), Tualatin-256 (130 nm), Willamette-128 (180 nm), Northwood-128 (130 nm). Sedangkan Intel Celeron D, meliputi Prescott-256 (90 nm), Cedar Mill-512 (65 nm) dan Conroe-L (65 nm).
1. Celeron dengan nama sandi Covington
Prosesor Celeron bernama sandi Covington diproduksi dengan teknik fabrikasi 250 nm, berbasis mikroarsitektur Intel P6 (Pentium 2-based). Di dalam chip silikonnya mengandung 7,5 juta transistor, memiliki L1 Cache 32 KB, tidak memiliki L2 Cache. Besar FSB 66 MHz, clock speed (frekuensi) prosesor 266 MHz dan 300 MHz. Covington dilengkapi fitur yang mendukung teknologi MMX. Seluruh varian/model prosesor mengunakan dudukan slot 1 yang memiliki 242 pin ( 242-pin Slot 1 SEC (Single Edge Contact) processor package). Prosesor ini dirilis pertama kali pada tanggal 15 April 1998. Data selengkapnya disajikan pada Tabel
Prosesor Intel Celeron dengan nama sandi Covington

2. Celeron dengan nama sandi Mendocino
Sama seperti prosesor Covington, prosesor Celeron bernama sandi Mendocino diproduksi dengan teknik fabrikasi 250 nm, berbasis mikroarsitektur Intel P6 (Pentium 2-based). Di dalam chip silikonnya mengandung jumlah transistor yang lebih besar, yaitu 19 juta transistor, memiliki L1 Cache 32 KB dan L2 Cache integrated (on chip) 128 KB. Besar FSB 66 MHz, clock speed (frekuensi) prosesor berkisar 300 MHz hingga 533 MHz. Prosesor Mendocino dilengkapi fitur yang mendukung teknologi MMX. Sebagian varian/model prosesor mengunakan dudukan slot 1 yang memiliki 242 pin (242-pin Slot 1 SEPP: Single Edge Processor Package), sebagian lainnya menggunakan dudukan soket 370 PPGA. Fitur-fitur Celeron Mendocino tampak lebih bagus dibandingkan Celeron Covington. Prosesor ini dirilis pertama kali pada tanggal 24 Agustus 1998. Data selengkapnya disajikan pada Tabel
Prosesor Intel Celeron dengan nama sandi Mendocino

3. Celeron dengan nama sandi Coppermine-128
Prosesor Celeron bernama sandi Coppermine-128 diproduksi dengan teknik fabrikasi 180 nm, berbasis mikroarsitektur Intel P6 (Pentium 3- Coppermine based). Di dalam chip silikonnya mengandung 28,1 juta transistor, memiliki L1 Cache 32 KB dan L2 Cache 128 KB on chip (integrated). Sebagian prosesor ber-FSB 66 MHz dan sebagian lainnya ber-FSB 100 MHz. Clock speed (frekuensi) prosesor berkisar 533 MHz hingga 1300 MHz. Prosesor Coppermine-128 dilengkapi fitur yang mendukung teknologi MMX dan SSE kependekan dari Streaming SIMD Extensions (Streaming ‘Single Instruction, Multiple Data’ Extensions). Seluruh varian/model prosesor mengunakan dudukan soket 370 PPGA. Prosesor ini dirilis pertama kali pada tanggal bulan Maret 2000. Data selengkapnya disajikan pada Tabel
Prosesor Intel Celeron dengan nama sandi Coppermine-128

4. Celeron dengan nama sandi Tualatin-256

Prosesor Celeron bernama sandi Tualatin-256 diproduksi dengan teknik fabrikasi 130 nm, berbasis mikroarsitektur Intel P6 (Pentium 3 Tualatin-based). Di dalam chip silikonnya mengandung 44 juta transistor, memiliki L1 Cache 32 KB, L2 Cache 256 KB. Besar FSB 100 MHz, clock speed (frekuensi) prosesor 1000 MHz hingga 1400 MHz. Prosesor Tualatin-256 dilengkapi fitur yang mendukung teknologi MMX dan SSE. Seluruh varian/model prosesor mengunakan dudukan dudukan soket 370 PPGA. Prosesor ini dirilis pertama kali pada tanggal 2 Oktober 2001. Data selengkapnya disajikan pada Tabel
Prosesor Intel Celeron dengan nama sandi Tualatin-256

5. Celeron dengan nama sandi Willamette-128
Prosesor Celeron bernama sandi Willamette-128 diproduksi dengan teknik fabrikasi 180 nm, berbasis mikroarsitektur NetBurst. Di dalam chip silikonnya mengandung 42 juta transistor, memiliki L1 Cache 12+8 KB, L2 Cache 128 KB. Besar FSB 400 MHz, clock speed (frekuensi) prosesor 1700 MHz dan 1800 MHz. Prosesor Willamette-128 dilengkapi fitur yang mendukung teknologi MMX, SSE, dan SSE2. Seluruh varian/model prosesor mengunakan dudukan soket 478. Prosesor ini dirilis pertama kali pada tanggal 15 Mei 2002. Data selengkapnya disajikan pada Tabel
Prosesor Intel Celeron dengan nama sandi Willamette-128

6. Celeron dengan nama sandi Northwood-128

Prosesor Celeron bernama sandi Northwood-128 diproduksi dengan teknik fabrikasi 130 nm, berbasis mikroarsitektur NetBurst. Di dalam chip silikonnya mengandung 55 juta transistor, memiliki L1 Cache 12+8 KB, L2 Cache 128 KB. Besar FSB 400 MHz, clock speed (frekuensi) prosesor 1800 MHz hingga 2800 MHz. Prosesor Northwood-128 dilengkapi fitur yang mendukung teknologi MMX, SSE, dan SSE2. Seluruh varian/model prosesor mengunakan dudukan soket 478. Prosesor ini dirilis pertama kali pada tanggal september 2002

Intel Celeron kemudian berkembang menjadi Celeron D yang juga dipasarkan ke konsumen sebagai prosesor kelas ekonomi berharga murah. Seperti telah diketahui secara luas, perusahaan Intel, selain memproduksi prosesor desktop kelas low end, juga memproduksi prosesor desktop kelas high end, yaitu Intel Pentium (Pentium Classic, Pentium MMX, Pentium Pro, Pentium 2, Pentium 3, Pentium 4, Pentium D, Pentium Extreme Edition, Pentium Dual Core, Core 2 Duo hingga Core 2 Extreme dan Core 2 Quad, Core i3, Core i5, Core i7).

Sumber : www.processor2.tk, http://yasiranak252.blogspot.com

Senin, 02 Januari 2012

INOVASI DAN PERKEMBANGAN PROSESOR INTEL 2012

Intel telah mengumumkan penghentian produksi beberapa varian prosesor desktopnya yang berjumlah 19 tipe dari keluarga Clarkdale, Lynnfield dan Sandy Bridge. Penghentian ini dikarenakan hadirnya prosesor desktop yang lebih baru guna menggantikan jenis prosesor tadi. Kesemua prosesor tadi menggunakan motherboard dengan socket LGA1136, LGA1156 dan LGA1155.

 Beberapa jenis prosesor yang digantikan tersebut memang berusia lebih dari dua tahun. Dengan hadirnya prosesor Sandy Bridge dan Sandy Bridge-E yang menyasar segmen dari segala lini, maka hal ini bisa dimaklumi karena Intel lebih memilih tidak menjatuhkan harga jual prosesor lama dan lebih memilih menghentikan produksinya.

Yang agak mengejutkan yaitu dihentikannya beberapa jenis dari keluarga Intel Pentium Sandy Bridge yang mana baru diluncurkan beberapa bulan yang lalu. Seri tersebut nantinya akan diganti dengan generasi yang lebih baru seperti Intel G630, G630T dan G860.

Socket LGA1366 diperkenalkan pada November 2008 yang ditujukan bagi segmen high-end. Socket ini mulai digantikan LGA2011 yang mendukung prosesor Sandy Bridge-E sejak 14 November 2011 lalu. Sedangkan socket LGA1156 diperkenalkan bulan September 2009 untuk segmen mainstream, dan digantikan oleh LGA1155 yang dukung Sandy Bridge pada Januari 2011.

Berikut daftar prosesor yang akan dihentikan produksinya:

- Intel Pentium yaitu G6950, GG6960, G620, G620T dan G840
- Intel Core i3 yaitu 520 dan 2100T
- Intel Core i5 yaitu 650, 660, 670, 680 dan 2300
- Intel Core i7 yaitu 860, 870, 930, 950, 960, 980 dan 990X.

Selain prosesor, Intel juga mengumumkan penghentian beberapa chipset lawasnya seperti Intel H55, P55 dan H57.



sumber: majalah info komputer
           : artikel-populer.blogspot.com

Rabu, 28 Desember 2011

HARGA HARDISK MASIH MELAMBUNG TINGGI

Akibat banjir di Thailand menyebabkan harga harddisk mengalami kenaikan hampir 2x nya. Harga mulai naik pertengahan Oktober 2011 kemarin. Sebuah data dari harga harddisk Samsung, tipe 1TB pada Februari 2011 mencapai titik tertinggi $90. Lalu turun sampai $65 untuk 1TB. Sekarang harga 1B Samsung naik menembus $139. Data grafik harga harddisk di toko online Newegg memang memperlihatkan tren bahwa harga harddisk sudah naik 2X lipat dari harga semula.

Dari produsen harddisk mengatakan stok mereka hanya tersisa 1 minggu. Dari sisi retail disebutkan masih memiliki stok 4 minggu kedepan. Kemungkinan kekosongan harddisk terjadi pada bulan Desember mendatang. Dimulai pada bulan Januari 2012, produksi harddisk dunia hanya 40-50% dari kapasitas normal. Kondisi baru kembali normal pada bulan Februari atau Maret 2012

Bahkan menurut sumber lain yaitu Dynamite Data, beberapa situs penjualan harddisk online seperti Newegg.com dan Tigerdirect.com mengalami kenaikan harga hingga 50-150% pasca bencana banjir tersebut. Namun beberapa minggu terakhir ini dikabarkan harga harddisk mulai menurun. Berdasarkan prediksi IDC, kurangnya suplai harddisk ini akan mempengaruhi konsumen, produsen komputer, dan perusahaan penjualan barang-barang IT hingga 2013. Sanggupkah anda menunggu hingga 2013 untuk membeli harddisk yang baru? Nidec perusahaan yang membuat motor pengerak piring harddisk, memiliki 2.000 mesin pembuat komponen harddisk. Kabarnya dalam keadaan rusak oleh banjir. Dari nara sumber yang didapat, Nidec saat ini sedang menyiapkan penganti untuk mesin mereka yang rusak. Mesin pembuat motor harddisk akan rusak dan tidak bisa di reparasi. Untuk membuat mesin sejenis dibutuhkan waktu.

Gempa bumi bisa menghentikan sebuah pabrik berproduksi, tetapi bisa kembali bekerja setelah mesin diset ulang. Tetapi kerusakan mesin oleh banjir akan merusak mesin, diperlu dilakukan pengantian. Berita tersebut belum mendapat konfirmasi langsung dari pihak perusahaan Nidec. Nidec menyuplai hampir 75% komponen motor untuk produk harddisk di seluruh dunia.
Dari 10 pabrik Nidec di Thailand, 8 rusak terkena banjir. Pabrik di Rangsit yang berhenti berproduksi pada 13 Oktober sudah kembali bekerja pada 25 Oktober. Sedangkan pabrik Ayutthaya sudah beroperasi normal sejak 4 November. Nidec saat ini berupaya memulihkan kapasitas produk dari China dan Filipina. Diharapkan dapat mencapai 100 juta komponen dalam kuartal 4 ini.
Proporsi pabrik Nidec di Thailand, Filipina dan China
Kapasitas lama Kapasitas sekarang
Thailand 62% 43%
China 15% 21%
Filipina 23% 36%
Pabrik di Filipina terus ditingkatkan dari kapasitas 15 juta unit menjadi 25 juta unit. Pabrik di China akan ditingkatkan dari 10 juta unit menjadi 15 juta unit. Tetapi kapasitas produksi tersebut tetap lebih rendah, 30% dibawah kapasitas normal yang mencapai 140 juta unit per kuartal.
Dampak kenaikan harddisk membuat produk computer ikut naik, mencapai 4%. Untuk computer tipe high-end mungkin kenaikan harga tidak terlalu terasa. Seperti notebook high-end masih memiliki alternatif mengunakan SSD. Tetapi tipe low end yang hanya memiliki pilihan harga murah dengan harddisk akan memberatkan pembeli.

Berita lain menyebutkan produsen camera Sony dan Nikon juga terkena dampak banjir di Thailand. Pasukan camera kelas entry level diberitakan akan terlambat dikirim oleh kedua perusahaan tersebut.

By: netcomm.web.id

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More